Akibat Misi Sempak - Ridho Zamroni

Translate

Sunday, 23 April 2017

Akibat Misi Sempak

Malam ini merupakan malam yang paling sial banget bagi gue. Tapi ke-sialan di malam ini, semua tertutupi karena gue bisa berfoto sama artis dangdut pantura yang lagi manggung didesa saya.



Bagaimana,  sudah percaya kan? Kalau gue seneng banget. Jadi,  ke-sialan saya ini bermula ketika gue dan teman saya saat nonton dangdut. Berniat pengen liat pantat meliuk - liuk seperti cacing yang kepanasan lagi di oven dan melakukan misi sempak.

Nah, temen gue ini bernama "Mukidi" nama samaran. Dia mengajak gue untuk melakukan misi yang sangat gila dari dia.

"Dho, ayok nonton dangdut! " teman saya mengajak.

"Meles ah,  yang sexy di internet banyak kok! " Gue menolak ajakanya.

"Sini gue bisikin, nanti pokoknya lo bakal seneng banget pokonya" Dia langsung berbisik ke telinga gue untuk mengutarakan tujuan malam ini.

Setelah dia berbisik saya tertawa sendiri, atas misi sempak yang bakal di jalankan nanti. Apakah itu?

*****
Guepun berangkat menuju lokasi acara dangdut berada di kampung gue ini bersama si paijo,  teman ter-koplak si Mukidi yang mempunyai segudang ide gila.

Lalu, si Mukidi berkata kepada gue lagi: "Sebelum misi sempak kita mulai. Ayok kita mintafoto dulu dho, sama penyanyinya" dengan wajah yang berbunga - bunga.

"Gue malu Muk, naik ke atas panggung" Gue menolak ajakan dia ke dua kalinya.

"Ya,  kita lewat belakang panggung lah dho!" Berkata dengan muka kesal.

Lalu guepun berfoto ria,  bersama penyanyi biduan cantik - cantik. Pokoknya cocoklah buat di pasang ke galeri instagram.



Sesudah kami berfoto,  kamipun langsung menuju ke bawah panggung untuk menjalankan misi yang sudah di rencanakan ketika sebelum berangkat tadi.

Dengan alunan musik dangdut super  kencang bejudul "Edan Turun" yang dinyanyikan oleh sang biduan, mukidipun segera ke bawah panggug sambil nyari lubang besar dari celah panggung ini. Dia berkata: "waalahhh dho, indah banget pemandanganya."

"Warnanya apa Muk?  Gantian Muk! " Saya berkata dengan nada penasaran.

"Anj*ng!  lagi asik - asik ngintip malah di ganggu!" Mukidi misuh sambil bermuka kesal.

Guepun menikmati pemandangan dari bawah panggung ini, yang hanya berbekal mendongakkan kepala gue ke atas. Tapi Ketika baru beberapa detik gue mendongakkan kepala?

"Byuurr.."  Sebuah Teh Botolpun meluncur menuju muka imut saya ini.

Gue kesal saat itu juga dengan melontarkan kata - kata keras! "Janc**k, penyanyi Anj*ng! Gak tau apa? lagi enak enak ngintip, malah di tumpahin Teh Botol" Raut muka kesal dan basah akibat guyuran teh botol yang tumpah.

"Hahaha...  Sukurin lo ketumpahan Teh Botol, mungkin muka lo gak layak deh buat ngintip sempaknya biduan dangdut!" Timpal Mukidi menertawakan gue.

Dengan muka kusut seperti cucian sempak yang lagi di peres, guepun pergi untuk pulang ke rumah bersama teman gue Mukidi. Yang raut muka monyetnya selalu terpancar dari dirinya. Sebab selalu nyengir terus di hadapan gue yang kondisinya basah, akibat misi sempak.

4 comments:

  1. Kwkwkwkw... yang sabar sob, tapi sial2 juga asyik, kan? :)

    ReplyDelete
  2. judulnya aja udah jokes pas baca ceritanya malah tambah ngakak wkwk

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mengunjungi blog saya, jangan lupa untuk meninggalkan komentar untuk poshtingan ini, tentunya sesuai peraturan / di hapus komentar kalian:

• Komentar secara relevan.

• Komentar secara sopan.

• Dilarang spam komentar.

• Dilarang menggunakan (Annonymouse).

• Dilarang menaruh link aktif, sebaiknya gunakan (Opend ID).